30.3 C
Jakarta
Sunday, June 16, 2024

Inflasi 2023 di Bangka Belitung: Tantangan dan Prospek

Oleh: Yogi Cahyo Ginanjar, S.T., M.Si. -...

HUT ke 40, DPD ISPIKANI Kalimantan Timur Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Dalam rangka memperingati 40 Tahun Ikatan Sarjana...

Dinas Perikanan Maluku Tengah Inisiasi Program Cegah Stunting

TematikFisheriesDinas Perikanan Maluku Tengah Inisiasi Program Cegah Stunting

Rapat Koordinasi Dari Kelompok Kerja operasional posyandu puskesmas, camat, PKK dan mitra dalam pengelolaan posyandu prima dan Posyandu dalam transformasi Layanan Primer yang dilaksanakan di lantai 3 Kantor Bapplitbngda Maluku Tengah mulai dari tanggal 27 – 29 November 2023  dan Salah satu Narasumber dalam kegiatan ini adalah Kepala Dinas Perikanan Maluku Tengah Haris M Bandjar yang membawakan topik terkait Program Perikanan dalam mendukung Pencegahan dan Percepatan penurunan Stunting (28/11)

Rapat Koordinasi Dari Kelompok Kerja operasional posyandu puskesmas, camat, PKK dan mitra dalam pengelolaan posyandu prima dan Posyandu dalam transformasi Layanan Primer di Lantai 3 Kantor Bapplitbangda Malteng, Foto : Pribadi

Dalam Paparannya Haris menyampaikan bahwa berdasarkan Peraturan Presiden No.72 Tahun 2021 Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan dan Sesuai hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, prevalensi balita stunting di Maluku mencapai 26,1% pada 2022. Angka ini menempatkan Maluku berada di peringkat ke-13 nasional dan Peringkat ke 5 pada provinsi Maluku.

Upaya untuk mencegah dan menurunkan stunting pastinya dibutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas stakeholder dengan berbagai program yang diimplementasikan pada masing- masing Instansi terkait. Dinas Perikanan melakukan intervensi dengan percepatan perbaikan gizi masyarakat salah satunya dengan gerakan gemar makan ikan yang telah menjadi gerakan nasional untuk meningkatkan konsumsi masyarakat akan Ikan. Kata Haris

Peserta Rapat Koordinasi lagi menyimak Paparan para Narasumber, Foto : Pribadi

Selain itu pada program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan melalui kegiatan penyediaan dan penyaluran bahan baku industri pengolahan ikan dengan sub kegiatan peningkatan ketersediaan Ikan untuk konsumsi dan usaha pengolahan dilakukan lomba masak serba ikan dan  mewarnai bagi anak-anak dengan tujuan untuk mempromosikan dan mensosialisasikan sumber protein ikan dan manfaatnya bagi peningkatan gizi serta menjelaskan terkait manfaat makan ikan, cara penanganan dan cara pengolahan ikan untuk penanganan stunting.Kemudian ada juga kegiatan penyediaan dan penyaluran bahan baku industri pengolahan, dengan memberikan pemberian fasilitas bagi pelaku usaha perikanan skala mikro dan kecil dalam rangka diversifikasi hasil olahan perikanan yang sehat dan higienis serta dapat di konsumsi masyarakat untuk pemenuhan gizi proteinnya. Ungkap Haris

Kandungan Gizi pada ikan sangatlah tinggi, sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan mengandung vitamin B12, mineral, Asam lemak omega-3 dan lainnya. Misalnya saja pada daging ikan mengandung protein berkualitas tinggi dan vitamin yang sangat berguna untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Lemak pada perut ikan mengandung lemak omega 3 (EPA) yang berfungsi mencegah penyempitan pembuluh darah dan dapat menurunkan kolesterol. Ada juga Tulang ikan mengandung kalsium dan kolagen yang sangat bermanfaat dalam membantu pertumbuhan tulang dan gigi serta Minyak ikan mengandung DHA (Docahexaenoic Acid) yang sangat penting dalam pertumbuhan anak serta perkembangan retina mata. Yang terakhir adalah kulit ikan mengandung vitamin A dan B2 yang sangat bermanfaat untuk kesehatan mata dan kekebalan tubuh. Tutup Haris

Dalam kegiatan ini Kadis Perikanan Maluku Tengah didampingi oleh Sekretaris Dinas Ruslan Wailissa, Kabid Perzinan dan TPI Ramlan Achmad Tuasikal serta 2 orang Staf yakni Amrullah Usemahu dan Reza Maarib. Untuk diketahui bersama bahwa rapat koordinasi ini diikuti oleh Perwakilan OPD Teknis terkait,TP PKK, Camat, Lurah, Puskesmas, Unsur Babinsa dan Babinkamtibmas serta Undangan lainnya dan kegiatan berlangsung selama 3 hari. (AU)

Check out our other content

Check out other tags:

Most Popular Articles